Definisi Tuhan Terbaik Ada Pada 4 Ayat Ini di Dalam Al-Qur’an


Assalamualaikum.
Hau sobat Mencari Berkah dot Com, bagaimana kabar anda? Pasti baik bukan? Alhamdulillah jika kabar anda baik-baik saja. Semoga Allah selalu memberikan kita kesehatan dan kebahagian di dunia maupun di akhirat, aamiin ya rabal‘alamin...

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya selaku pemilik blog Mencari Berkah dot Com akan share artikel yang insya allah bermanfaat dan bisa menambah keimanan kita. Adapun topik pada artikel ini adalah tentang Definisi tuhan terbaik sehingga tidak ada kesalahpahaman dalam beragama, lebih lagi memahami konsep tuhan.

Seperti yang kita ketahui, banyak agama-agama yang ada di bumi saat ini yang memiliki konsep ketuhanan yang berbeda-beda. Misalnya seperti Islam yang mempercayai bahwa Allah adalah satu-satunya tuhan yang patut disembah, kristen yang kebanyakan mempercayai trinitas yaitu Bapak, Anak dan Roh Kudus, Hindu, Budha dan agama lain dengan konsep ketuhanannya. Namun sebenarnya bukan hanya Islam, hampir semua agama jika kita lihat dari kitab suci-nya, maka memiliki konsep ketuhanan yang sama yaitu tentang tauhid yang mempercayai bahwa tuhan itu satu. Lalu mengapa mereka mempunyai konsep ketuhanan yang berbeda dengan kitab suci-nya? Ini merupakan ajaran dari pemuka agama dari masing-masing agama tersebut. Misalnya dalam kristen kita kenal dengan gereja, dalam hindu kita kenal dengan pandit dan sebagainya. Apa yang pemuka agama mereka ajarkan terkadang tidak sesuai atau bertentangan dengan kitab suci yang mereka anut. Contohnya saja kristen percaya bahwa yesus adalah anak tuhan atau dalam kata lain tuhan itu melahirkan, hindu sering membuat patung untuk disembah. Padahal dalam kitab suci mereka hal tersebut sangat bertentangan. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat video ceramah Dr. Zakir Naik di Youtube tentang Persamaan dan Perbedaan Agama yang ada saat ini.

Untuk memahami konsep ketuhanan, maka kita bisa melihat dan membaca Al-Qur’an, yaitu ada 4 ayat yang menyebutkan definisi tuhan terbaik, dan hanya tuhan sejati lah yang dapat lulus tes dari 4 ayat tersebut. Jika seseorang atau sekelompok mengatakan fulan bin fulan adalah seorang tuhan, maka ujilah dengan 4 ayat tersebut, jika dia lulus tes maka kita sebagai muslim tidak keberatan untuk mengakuinya sebagai tuhan, tapi apabila tidak lulus tes maka kita sebagai muslim menyebutnya tuhan palsu. Apa saja ayat tersebut? Silahkan simak penjelasan di bawah ini:

4 ayat tersebut merupakan isi dari 1 surah yang ada di dalam Al-Qur’an. Tentu anda sudah mengetahui dan menghafal semua. Ya, surah tersebut adalah Al-Ikhlas yang merupakan surah ke-112 dan memiliki 4 ayat. Nah, keempat ayat inilah yang menyebutkan bagaimana tuhan yang sebenarnya itu. Adapun 4 ayat dalam surah Al-Ikhlas adalah:

Qul huwallahu ahad (Ayat 1)
“Katakanlah: “Dialah Allah, yang maha esa”
Ayat pertama ini menjelaskan bahwa tuhan itu adalah satu yaitu Allah. Tiada tuhan-tuhan lainnya yang patut disembah selain Allah. Jadi konsep trinitas tidak sesuai atau bertentangan dengan ayat ini dan konsep ketuhanan dalam Al-Qur’an. Karena dalam konsep trinitas mempercayai bahwa tuhan itu ada 3 yaitu Bapak, Putera dan Roh Kudus. Untuk itu, sudah otomatis konsep trinitas tidak lulus tes dari 4 ayat ini.

Allahu somad (Ayat 2)
“Allah adalah tuhan yang bergantung kepadanya segala sesuatu”
Makna dari ayat ini adalah segala sesuatu di alam semesta ini yang diciptakan oleh Allah hanyalah bergantung kepada Allah, bukan malah sebaliknya. Jadi jika tuhan bergantung terhadap apa yang ada di alam semesta ini, maka itu bukanlah tuhan.

Lam yalid walam yulad (Ayat 3)
“Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan”
Jika seorang tuhan dilahirkan atau tuhan melahirkan, maka otomatis dia bukanlah tuhan. Misalnya yesus yang kebanyakan orang kristen mengakuinya sebagai tuhan dan anak dari tuhan, atau dalam arti lain tuhan itu melahirkan. Kemudian sebagian umat hindu berkata bahwa Bhagwan Rajneesh yang merupakan pria kelahiran dari ibunya yang berasal dari Inggris adalah tuhan, dan sebagainya. Maka hal ini lagi-lagi bertentangan dengan Al-Qur’an, karena tuhan yang sebenarnya adalah Allah yang maha esa, tidak beranak dan tidak juga diperanakkan.

Walam yakulahu kufuwan ahad (Ayat 4)
“Dan tiada seorangpun yang setara dengan dia”
Ayat ini merupakan sangat ketat, sampai-sampai tidak ada satu pun kecuali tuhan yang sebenarnya yang bisa lulus tes ini. Ketika anda bisa membandingkan tuhan dengan apapun dan siapapun di bumi atau di alam semesta ini, maka dia bukanlah tuhan. Misalnya anda mengatakan tuhan itu kekuatannya 1000 kali kekuatan Kingkong, atau 1000 kali kekuatan Arnold Schwarzenegger, maka dia bukanlah tuhan, “Walam yakulahu kufuwan ahad”.

Jadi tuhan sejati adalah dia Allah yang maha esa, segala sesuatu yang bergantung kepadanya, tidak beranak dan diperanakkan dan tidak ada satu pun yang setara dengannya. Jika seseorang mengatakan bahwa fulan bin fulan adalah tuhan dan sesuai dengan 4 kriteria tersebut maka kita sebagai muslim tidak keberatan untuk mengakuinya. Namun yang menjadi masalahnya adalah, sampai kapan pun tidak ada yang sesuai dengan ke-4 kriteria tersebut melaikan tuhan sejati yang patut disembah yaitu Allah Subhana Wa Ta’ala.

Mungkin itu saja artikel yang dapat saya sampaikan mengenai Definisi Tuhan Terbaik Ada Pada 4 Ayat Ini di Dalam Al-Qur’an, jika ada kesalahan saya mohon maaf dan kepada Allah saya mohon ampun. Dan jika ada yang ingin ditanyakan silahkan ajukan di kolom komentar, insya allah saya akan mebalasnya sesuai dengan kemampuansaya, terimakasih. Wassalamualaikum....


Latest
Previous
Next Post »