Hau sobat Mencari Berkah dot Com, bagaimana kabar
anda? Pasti baik bukan? Alhamdulillah jika kabar anda baik-baik saja. Semoga Allah
selalu memberikan kita kesehatan dan kebahagian di dunia maupun di akhirat,
aamiin ya rabal‘alamin...
Pada kesempatan yang
berbahagia ini, saya selaku pemilik blog Mencari
Berkah dot Com akan share artikel yang insya allah bermanfaat dan bisa
menambah keimanan kita. Adapun topik pada artikel ini adalah tentang Definisi
tuhan terbaik sehingga tidak ada kesalahpahaman dalam beragama, lebih lagi
memahami konsep tuhan.
Seperti yang kita
ketahui, banyak agama-agama yang ada di bumi saat ini yang memiliki konsep
ketuhanan yang berbeda-beda. Misalnya seperti Islam yang mempercayai bahwa
Allah adalah satu-satunya tuhan yang patut disembah, kristen yang kebanyakan
mempercayai trinitas yaitu Bapak, Anak dan Roh Kudus, Hindu, Budha dan agama
lain dengan konsep ketuhanannya. Namun sebenarnya bukan hanya Islam, hampir semua
agama jika kita lihat dari kitab suci-nya, maka memiliki konsep ketuhanan yang
sama yaitu tentang tauhid yang mempercayai bahwa tuhan itu satu. Lalu mengapa
mereka mempunyai konsep ketuhanan yang berbeda dengan kitab suci-nya? Ini merupakan
ajaran dari pemuka agama dari masing-masing agama tersebut. Misalnya dalam
kristen kita kenal dengan gereja, dalam hindu kita kenal dengan pandit dan
sebagainya. Apa yang pemuka agama mereka ajarkan terkadang tidak sesuai atau
bertentangan dengan kitab suci yang mereka anut. Contohnya saja kristen percaya
bahwa yesus adalah anak tuhan atau dalam kata lain tuhan itu melahirkan, hindu
sering membuat patung untuk disembah. Padahal dalam kitab suci mereka hal
tersebut sangat bertentangan. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat video ceramah
Dr. Zakir Naik di Youtube tentang
Persamaan dan Perbedaan Agama yang ada saat ini.
Untuk memahami konsep
ketuhanan, maka kita bisa melihat dan membaca Al-Qur’an, yaitu ada 4 ayat yang
menyebutkan definisi tuhan terbaik, dan hanya tuhan sejati lah yang dapat lulus
tes dari 4 ayat tersebut. Jika seseorang atau sekelompok mengatakan fulan bin
fulan adalah seorang tuhan, maka ujilah dengan 4 ayat tersebut, jika dia lulus
tes maka kita sebagai muslim tidak keberatan untuk mengakuinya sebagai tuhan,
tapi apabila tidak lulus tes maka kita sebagai muslim menyebutnya tuhan palsu. Apa
saja ayat tersebut? Silahkan simak penjelasan di bawah ini:
4 ayat tersebut
merupakan isi dari 1 surah yang ada di dalam Al-Qur’an. Tentu anda sudah
mengetahui dan menghafal semua. Ya, surah tersebut adalah Al-Ikhlas yang merupakan
surah ke-112 dan memiliki 4 ayat. Nah, keempat ayat inilah yang menyebutkan
bagaimana tuhan yang sebenarnya itu. Adapun 4 ayat dalam surah Al-Ikhlas
adalah:
Qul
huwallahu ahad (Ayat 1)
Ayat pertama ini
menjelaskan bahwa tuhan itu adalah satu yaitu Allah. Tiada tuhan-tuhan lainnya
yang patut disembah selain Allah. Jadi konsep trinitas tidak sesuai atau
bertentangan dengan ayat ini dan konsep ketuhanan dalam Al-Qur’an. Karena dalam
konsep trinitas mempercayai bahwa tuhan itu ada 3 yaitu Bapak, Putera dan Roh
Kudus. Untuk itu, sudah otomatis konsep trinitas tidak lulus tes dari 4 ayat
ini.
Allahu
somad (Ayat 2)
“Allah adalah tuhan yang bergantung
kepadanya segala sesuatu”
Makna dari ayat ini
adalah segala sesuatu di alam semesta ini yang diciptakan oleh Allah hanyalah
bergantung kepada Allah, bukan malah sebaliknya. Jadi jika tuhan bergantung
terhadap apa yang ada di alam semesta ini, maka itu bukanlah tuhan.
Lam
yalid walam yulad (Ayat 3)
“Dia tidak beranak dan tidak pula
diperanakkan”
Jika seorang tuhan
dilahirkan atau tuhan melahirkan, maka otomatis dia bukanlah tuhan. Misalnya yesus
yang kebanyakan orang kristen mengakuinya sebagai tuhan dan anak dari tuhan,
atau dalam arti lain tuhan itu melahirkan. Kemudian sebagian umat hindu berkata
bahwa Bhagwan Rajneesh yang merupakan pria kelahiran dari ibunya yang berasal
dari Inggris adalah tuhan, dan sebagainya. Maka hal ini lagi-lagi bertentangan
dengan Al-Qur’an, karena tuhan yang sebenarnya adalah Allah yang maha esa,
tidak beranak dan tidak juga diperanakkan.
Walam
yakulahu kufuwan ahad (Ayat 4)
“Dan tiada seorangpun yang setara
dengan dia”
Ayat ini merupakan
sangat ketat, sampai-sampai tidak ada satu pun kecuali tuhan yang sebenarnya
yang bisa lulus tes ini. Ketika anda bisa membandingkan tuhan dengan apapun dan
siapapun di bumi atau di alam semesta ini, maka dia bukanlah tuhan. Misalnya anda
mengatakan tuhan itu kekuatannya 1000 kali kekuatan Kingkong, atau 1000 kali
kekuatan Arnold Schwarzenegger, maka dia bukanlah tuhan, “Walam yakulahu
kufuwan ahad”.
Jadi tuhan sejati
adalah dia Allah yang maha esa, segala sesuatu yang bergantung kepadanya, tidak
beranak dan diperanakkan dan tidak ada satu pun yang setara dengannya. Jika seseorang
mengatakan bahwa fulan bin fulan adalah tuhan dan sesuai dengan 4 kriteria
tersebut maka kita sebagai muslim tidak keberatan untuk mengakuinya. Namun yang
menjadi masalahnya adalah, sampai kapan pun tidak ada yang sesuai dengan ke-4
kriteria tersebut melaikan tuhan sejati yang patut disembah yaitu Allah Subhana
Wa Ta’ala.
Mungkin itu saja
artikel yang dapat saya sampaikan mengenai Definisi Tuhan Terbaik Ada Pada 4 Ayat Ini di Dalam Al-Qur’an, jika ada kesalahan
saya mohon maaf dan kepada Allah saya mohon ampun. Dan jika ada yang ingin
ditanyakan silahkan ajukan di kolom komentar, insya allah saya akan mebalasnya
sesuai dengan kemampuansaya, terimakasih. Wassalamualaikum....





EmoticonEmoticon